SELEKSI KETAT: Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan saat melakukan pemeriksaan terhadap calon sapi kurban bantuan Presiden RI di Riau. (Foto: Mediacenter Riau)
PEKANBARU – Persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H mulai dimatangkan, termasuk pemilihan hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia untuk Provinsi Riau. Saat ini, tim seleksi mulai melakukan peninjauan dan pemeriksaan ketat terhadap sejumlah calon sapi kurban yang akan diserahkan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau menyatakan bahwa sapi bantuan Presiden tahun ini harus memenuhi kriteria yang sangat ketat, baik dari segi bobot badan maupun kesehatan. Sapi yang dipilih harus dipastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta penyakit menular lainnya melalui uji laboratorium.
Selain faktor kesehatan, bobot sapi juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sapi kurban bantuan Presiden untuk wilayah Riau biasanya memiliki berat yang fantastis, mencapai ratusan kilogram hingga satu ton, yang didatangkan dari peternak lokal berprestasi.
“Proses seleksi masih terus berjalan. Kami berupaya mencari sapi terbaik yang tidak hanya besar secara ukuran, tetapi juga sehat secara klinis dan memenuhi syarat sah hewan kurban menurut syariat Islam,” jelas pihak Dinas PKH Riau.
Setelah melalui proses seleksi yang panjang, nantinya satu ekor sapi terbaik akan diputuskan oleh Sekretariat Negara untuk menjadi bantuan resmi Presiden di Riau. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat serta memotivasi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.
Sumber: Mediacenter Riau Redaktur: Redaksi Indragiripos
